Senin, 21 Mei 2018
JAGA MATA, JAGA LISAN, JAGA HATI
Sesungguhnya Allah SWT Maha Baik, memberikan berbagai keberkahan dan limpahan rahmat pada kita. Allah SWT Maha Kaya, Dia tidak butuh secuil pun balasan dari kita, dan kita pun mustahil abadan abada untuk membayar segala rahmat dari Allah SWT.
Diantara rahmat Allah SWT adalah memberikan kita mata, lisan, dan hati.
Guys, sebagai seorang remaja muslim, menjaga mata, lisan, dan hati ini memang membutuhkan tekad dan keistiqamahan yang luar biasa. Trend hari ini menunjukkan godaan penglihatan, pembicaraan, dan pemikiran yang merusak dan meracuni kita begitu massif hampir-hampir tak terbendung.
Munculnya fashion yang kebarat-baratan, menampilkan aurat bahkan mengekspos seluas-luasnya, memperlihatkan sisi sensualitas yang begitu memanjakan mata, telah meracuni mata para remaja muslim di negeri-negeri muslim sendiri.
Bahkan ada istilah baju Yukensi, yang merupakan slengean dari bahasa Inggris, “You Can See”, secara literal berarti “kamu bisa lihat”. Lihat apa? Ya bebas aja apa yang mau dilihat, bisa dilihat.
Godaan pembicaraan juga sangat kuat. Ada aja pembicaraan, mulai dari yang penting, ngga penting,
sampai super ngga penting. Bahkan pembicaraan itu pun dibicarain lagi (dikomen) sama orang lain, jadinya gosip deh. Padahal, tahu ngga bahwa menggosipin teman kita sama buruknya seperti memakan bangkai saudaranya sendiri?
Ada remaja yang ngomongin bola, bola aja dari pagi sampai malam, belum tentu juga lebih hebat dari yang diomongin. Yang ngomongin akhwat, akhwat aja dari pagi sampai malam, belum tentu juga akhwatnya mikirin yang ngomongin. Yang ngomongin hantu, hantu aja dari pagi sampai malam, ngga tahu dia kalau hantunya sedang ngedengerin.
Kata-kata kotor dan kasar pun hari ini sudah tidak asing lagi diucapkan oleh kids zaman now. Ngga di kampung ngga di kota, mulut mereka begitu fasih mengucapkan seluruh umpatan dan isi kebun binatang, baik dengan teman sebaya ataupun ke yang lebih tua; ngga jarang ke orang tuanya sendiri!
Ok, kalau mata dan lisan paham, tapi bagaimana dengan godaan hati? Nah ini nih godaan yang super duper berat. Godaan hati dapat datang kapan saja dan dimana saja, walaupun kita sudah berhati-hati. Yaiya, karena setan ngga akan milih-milih tempat untuk menggoda kita. Jangankan di rumah, di mesjid pun setan bisa menggoda kita agar tidak khusyuk beribadah!
Belum lagi godaan hati masalah cinta. Kalau sudah mengidap ke ABG, kegalauannya bisa tak henti-henti, mikirin si dia aja seharian.
Nah guys, bulan Ramadhan ini adalah momen yang tepat untuk melatih kita dalam rangka menjaga mata, lisan, dan hati kita. Ramadhan menjadi momen bagi kita untuk mengokohkan benteng pertahanan keimanan dan ketaqwaan kita sehingga kita bisa menjaga diri sepanjang tahun ke depan hingga kita bertemu Ramadhan lagi, dan me-recharge benteng itu lagi.
Pada bulan suci Ramadhan, Allah SWT sendiri menutup pintu Neraka se-rapat-rapat nya dan membelengu setan dan jin jahat sejak malam-malam awal Ramadhan.
“Pada awal malam bulan Ramadhan, setan-setan dan jin-jin jahat dibelenggu, pintu neraka ditutup, tidak ada satu pintu pun yang dibuka.” (HR. Tirmidzi)
Lihat, betapa luasnya kasih dan sayangnya Allah sama kita. Nikmat apalagi yang tidak kita syukuri?
Menjaga mata, lisan, dan hati adalah perkara yang berat namun bisa dilakukan. Ingat, kemaksiatan yang besar bisa muncul dari kemaksiatan yang kecil, jangan sekali- kali kita anggap remeh suatu kemaksiatan.
Dengan menjaga mata kita dari hal-hal yang haram dipandang, jiwa kita akan lebih suci. Hafalan-hafalan akan semakin kuat. Pemikiran kita pun bisa terbebas dari pemikiran-pemikiran yang belum halal bagi diri seorang remaja.
Dengan menjaga lisan kita dari hal-hal yang haram diucapkan, diri kita akan lebih terhormat. Saudara- saudara mukmin kita tidak tersakiti dengan lisan kita, dan kita pun terhindar dari konflik-konflik yang tidak perlu.
Dengan menjaga hati kita dari hal-hal yang haram menjadi keyakinan dan pemikiran, kepribadian kita akan semakin islami. Kita punya waktu untuk lebih dekat dengan Allah SWT. Cinta kita suci dan tentunya berharap terhindar dari tertutupnya mata, lisan, dan hati dari memikirkan ayat Allah SWT. Allah SWT berfirman,
“Katakanlah, ‘Terangkanlah kepadaku jika Allah mencabut pendengaran dan penglihatan serta menutup hatimu, siapakah tuhan selain Allah yang kuasa mengembalikannya kepadamu?’ Perhatikanlah bagaimana Kami berkali-kali memperlihatkan tanda- tanda kebesaran (Kami), kemudian mereka tetap berpaling (juga).” (TQS al-An’am [6]: 46)
***
Yuk gaes... Raih kebaikan dengan kunjungi tautan berikut:
Web - https://dakwahremaja-konawe.blogspot.co.id/?m=1
FB - https://www.facebook.com/Komunitas-Remaja-Pejuang-Islam-Koreapi-865806196912761/
Twitter - https://mobile.twitter.com/koreapi1453?s=09
IG - https://www.instagram.com/remajapejuangislam/
Youtube - https://www.youtube.com/channel/UCTuP7T41bCIuiIiQ_ZmWTzg
Whatsapp - https://chat.whatsapp.com/CNkQ6MsWFAZFMwHlSfYqr9
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar