Selasa, 04 September 2018

MUSLIM ANTI LETOY

Kalo Menang Berprestasi
Kalo Kalah Jangan Frustasi
Kalo Menang Solidaritas
Tetap Galang Sportifitas....

Dua minggu terakhir, official theme song Asian Games 2018 bertajuk ‘Meraih Bintang’ yang dibawakan oleh salah seorang penyanyi Indonesia merajalela di dunia maya dan dunia nyata. Covernya dibuat secara profesional dalam 6 bahasa. Saban hari diputar selama Asian games berlangsung. Genre musiknya yang pop dangdut menghanyutkan jari jempol untuk bergoyang.

Asian Games 2018 di Jakarta dan Palembang mendongkrak kecintaan masyarakat terutama remaja terhadap olahraga. Awalnya sih mungkin nggak pada ngeh dengan aturan main atau perolehan nilai dalam cabang olahraga berkuda, skate board, sepak takraw, pencak silat, jet sky, bridge dan yang lainnya. Tapi pas nonton atlet Indonesia yang tengah beraksi, mendadak suka olahraga. Kayanya seru. Jadi pengen bisa. Ciyus?

Generasi Mager Generasi Letoy

Di Inggris, jumlah anak-anak yang gemar melakukan aktivitas fisik selama satu jam dalam sehari turun hampir 40% antara usia lima dan 12 tahun. Angka-angka tersebut menunjukkan bahwa jelang tahun terakhir di sekolah dasar, hanya 17% siswa yang melakukan kegiatan fisik selama 60 menit yang direkomendasikan setiap hari.

Padahal sebuah survei yang dilakukan lembaga Kesehatan Masyarakat Inggris dan Disney melihat dampak aktivitas fisik terhadap kesejahteraan emosional anak-anak. Mereka mewawancara lebih dari 1.000 anak berusia lima sampai 11 tahun, serta para orang tua menyatakan bahwa giat beraktivitas membuat anak-anak mereka merasa lebih bahagia (79%), lebih percaya diri (72%), dan lebih luwes (74%).

"Anak-anak yang cukup banyak melakukan aktivitas fisik, lebih sehat secara mental dan fisik, dan memiliki perkembangan yang serba baik sampai beranjak dewasa - kebiasaan melakukan olahraga sejak dini bisa memberikan manfaat seumur hidup." kata Eustace de Sousa, dari lembaga Kesehatan Masyarakat Inggris.

Bagaimana dengan anak dan remaja di Indonesia?

Menurut Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2013, dalam riset berkala yang dilakukan Badan Penelitian  dan Pengembangan Kesehatan (Balitbangkes), satu dari empat anak muda usia 20-24 tahun, kurang melakukan aktivitas fisik.

Pengurus Perhimpunan Dokter Spesialis Kesehatan Olahraga (PDSKO), Dr R. Wishnu Hidayat, SpKOmengatakan aktivitas olahraga anak muda akhir-akhir ini berkurang, karena gaya hidupnya yang cenderung lebih pada penampilan dan bukan kesehatan.

Pastinya bukan tanpa alasan, remaja dalam usia pubertas cenderung malas berolahraga. Alasan remaja sulit olahraga ada beberapa. Di antaranya punya tugas dari sekolah atau kampus yang harus diselesaikan hingga larut malam. Ini sangat menyita waktu, tenaga, dan pikiran. So pasti kalo diajak olahraga, jawabannya nggak jauh dari capek, ngantuk, nggak ada waktu.

Ada yang merasa kurang semangat berolahraga karena tidak ada teman atau lokasi yang jauh. Atau bawaannya emang mager alias malas gerak. Padahal waktunya luang, teman yang ngajakin banyak, tempat olahraganya juga dekat. Doi malah lebih suka duduk, nunduk, jempolnya nggak mau diam tekan sana-sini layar gadgetnya. Ini yang paling banyak menimpa generasi milenial. Kemudahan yang disodorkan era digital, bikin banyak remaja mager. Kalo nggak inget waktu shalat, waktu mandi, waktu makan, mungkin main gadget seharian sampai ada masalah dengan kesehatannya.

Sekedar ngingetin, dari sisi kesehatan kalo kita malas berolahraga dampak buruknya banyak banget lho. Seperti obesitas alias kegemukan lantaran kalori dalam tubuh tidak terbakar dengan menggerakkan tubuh sehingga terjadi penumpukan lemak. Tumbuhnya bukan ke atas, malah ke samping.

Malas olahraga juga bisa bikin badan kita mudah lemas dan tak bertenaga. Tubuh kita tak terlatih untuk melakukan aktifitas yang menyita tenaga. Otot terasa kaku. Kalo udah gini, kesenggol anak TK aja bisa nyungsep. Letoy!

Olahraga Dalam Islam

Islam sebagai ajaran yang lengkap dan sempurna, nggak cuman ngatur masalah ibadah saja. Tapi semua hal yang berkaitan dengan aktifitas manusia, termasuk olahraga. Dalam Islam, olahraga bertujuan untuk menjaga kebugaran tubuh manusia. Itu artinya, kalo kita jarang berolahraga atau beraktifitas fisik, kesehatan tubuh bisa terganggung dan stamina jadi letoy. Jangan sampai deh!

Olahraga bagi seorang muslim dianjurkan untuk melatih kekuatan fisiknya. Lantaran, banyak aktifitas dalam beribadah yang menuntut fisik yang prima seperti shalat, puasa dan haji. Kebayang ya, bakal kerepotan kalo tubuh kita letoy saat menjalankan ibadah puasa ramadhan atau saat melaksanakan ibadah haji.
Syeikh Abu Bakar Jabir Al-Jaza’iri dalam kitabnya Minhajul Muslim menerangkan bawa olahraga pada masa awal Islam dikenal dengan istilah furusiyah yang meliputi cabang kepandaian menunggang kuda sebagai skill untuk dapat memelihara hak, mempertahankan dan membela diri.

Allah swt sangat mencintai mukmin yang kuat. Dari Abu Hurairah r.a. katanya: “Rasulullah s.a.w. bersabda: “Orang mu’min yang kuat adalah lebih baik dan lebih dicintai oleh Allah daripada orang mu’min yang lemah...” (Riwayat Muslim)

Karena itu, di usia 60 tahun lebih Nabi Muhammad tetap sehat meski sempat diberi makanan yang beracun oleh seorang wanita Yahudi. Nabi Muhammad bukan hanya menang bergulat dengan seorang yang berbadan kuat, namun juga sanggup memimpin peperangan ke negeri yang jauh yang terkadang memakan waktu berbulan-bulan.

Imam Ibnu Qayyim al-Jawziyyah (1292-1350 M) dalam bukunya Zad al-Ma'ad  menekankan pentingnya berolahraga dan efeknya pada tubuh. Bagaimana olahraga memperkuat dan membentuk imunitas tubuh terhadap penyakit.

Untuk urusan aktifitas fisik, beberapa jenis olahraga dianjurkan dalam Islam. Rasul saw bersabda “Ajarilah anak-anak kalian berkuda, berenang dan memanah.” (H.R. Sahih Bukhari dan Muslim)

Memanah adalah olahraga yang paling banyak disebutkan dalam hadist maupun Alquran. Rasulullah sendiri merupakan pemanah dan memiliki tiga busur. Memanah pada  zaman Rasulullah menjadi kemahiran yang lazim dimiliki seorang Muslim. Sahabat Sa'ad bin Abi Waqas dikenal sebagai pemanah andal.

Rasulullah bersabda : “Kamu harus belajar memanah, karena memanah itu termasuk sebaik-baik permainanmu.” (HR. Bazzar dan Thabrani).

Namun harus diperhatikan bahwa sasaran panahnya tidak boleh makhluk hidup, Ibnu Umar mengatakan: “Sesungguhnya Rasulullah melaknat orang yang menjadikan sesuatu yang bernyawa sebagai sasaran memanah.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Berkuda. Hadits-hadits Rasulullah tentang berkuda sebenarnya sangat banyak. Beberapa di antaranya adalah, “Sesungguhnya Rasulullah pernah mengadakan pacuan kuda dan memberi hadiah kepada pemenangnya.” (HR. Muslim).

Berenang. Dalam sebuah hadits, Rasulullah SAW bersabda: “Ajarkan putera-puteramu berenang dan memanah.” (HR. Ath-Thahawi).

Temans, pilih deh cabang olahraga yang kamu enjoy jalaninnya. Biar tubuh kita tambah sehat dan bugar. Mau cobain cabang olahraga yang dianjurkan di atas, atau yang lain, silakan aja. Yang pasti, tetap jaga aurat jangan sampai tersingkap atau sengaja diumbar mentang-mentang lagi olahraga. Catatan banget nih buat remaja yang doyan main sepakbola, futsal, volley, berenang, atau olahraga apapun, pakai baju olahraga yang menutup aurat ya. Kasih tahu teman mainnya juga, biar sehatnya dapat, sama aturan Islam tetap taat. Oh ya, inget waktu juga saat olahraga. Jangan sampai nabrak waktu shalat sehingga melalaikan kewajiban yang utama. Akur?

Tak Sekedar Berolahraga

Temans, meski olahraga adalah sebuah permainan tak berarti kita terhanyut saking doyannya. Hidup kita bukan semata untuk bermain-main semata. Ada misi yang Allah swt titipkan pada kehidupan kita selama di dunia. Sebagai hamba-Nya, kita diperintahkan untuk menjunjung tinggi kalimah Allah dengan dakwah dan jihad, guna mengemban dan menyebarkan risalah Islam ke seluruh dunia.

Boleh saja hidup kita diselingi canda dan santai sejenak. Tapi ya itu, namanya selingan jangan sampai melenakan apalagi sampai menghabiskan waktu hidup kita. Ketika Nabi memerintahkan kita untuk belajar olahraga renang, berkuda, gulat, bela diri, atau memanah semata untuk menjaga kebugaran tubuh. Dan yang pasti untuk melatih kekuatan fisik sebagai persiapan berjuang di jalan Allah. Ya hanya dua itu saja tujuan berolahraga dalam Islam. Bukan sebagai sumber penghasilan, untuk mengumpulkan harta, atau mendapatkan popularitas.

Makanya, perhelatan akbar olahraga seperti Piala Dunia, Piala Eropa, Olimpiade tidak dikenal dalam budaya Islam. Begitu juga liga sepakbola di setiap negara, MotoGP, GrandPrix, NBA, Tour de France dan turnamen cabang olahraga lainnya. Ini mah kerjaan orang-orang kapitalis yang menjadikan olahraga sebagai industri dan hiburan sehingga melenakan umat dari kewajibannya berdakwah dan berjihad.

Olahraga sebagai industri telah menyihir kaum Muslim. Mereka mengikuti berita dan agenda olahraga Liga Itali, Liga Inggris, atau Liga Indonesia sampai jadwal mainnya, bursa transfer, skor pertandingan, hingga gosip seputar para pemainnya. Sementara urusan umat, saudaranya sesama muslim nyaris tak tersentuh. Parahnya, olahraga juga digunakan sebagai sarana untuk meracuni umat Islam dan menghalang-halangi mereka dari dzikir, shalat dan berjuang di jalan Allah. Miris!

Jadi, buat kamu-kamu yang masih mager, ayo mulai sempatkan berolahraga. Jangan tunggu waktu luang, tapi luangkan waktu. Niatkan berolahraga untuk ibadah, demi menjaga kebugaran dan kesehatan tubuh. Bukan untuk ikut kejuaraan, jadi tontonan, atau ajang pertunjukan. Seorang muslim, harus kuat dan anti letoy biar siap setiap saat untuk terjun aktif dalam dakwah dan jihad.

Olahraga nggak mesti ke gelanggang olahraga, lapangan futsal, atau gymnasium kalo emang nggak ada waktu dan minim dana. Bisa jalan kaki keliling kampung atau komplek perumahan, atau gerak tubuh sederhana di rumah seperti push up, sit up, senam, ngepel lantai, nyuci baju pakai tangan, atau angkat rendaman cucian. Yang penting rutin dan enjoy jalaninnya. Have fun.

Syukur-syukur kalo kamu serius menekuni olahraga yang dianjurkan Nabi sampai punya keahlian. Mulai dari memanah, berenang, berkuda, bela diri yang semuanya jadi investasi agar bisa lebih besar berkontribusi dalam dakwah dan jihad. Saatnya kita kikis gaya hidup mager biar jadi muslim kuat anti letoy. Yo yo ayoo...!

***
Yuk gaes... Raih kebaikan dengan kunjungi tautan berikut:

Web - https://dakwahremaja-konawe.blogspot.co.id/?m=1
FB - https://www.facebook.com/Komunitas-Remaja-Pejuang-Islam-Koreapi-865806196912761/
Twitter - https://mobile.twitter.com/koreapi1453?s=09
IG - https://www.instagram.com/remajapejuangislam/
Youtube - https://www.youtube.com/channel/UCTuP7T41bCIuiIiQ_ZmWTzg

Tidak ada komentar:

Posting Komentar