Jumat, 23 September 2022

KENALI SEKOLAHMU, KENALI MASA DEPANMU


Horeee! Tahun ajaran baru sudah dimulai. Back to school dengan suasana baru. Baru aktif tatap muka pasca corona. Baru pula sekolahnya bagi yang naik ke jenjang sekolah berikutnya. Gimana, masa pengenalan lingkungan sekolah sudah dilalui, kan? 

Penting ya kita tahu seluk beluk lingkungan sekolah yang baru. Agar enggak canggung sehingga jadi nyaman selama menuntut ilmu di dalamnya. Belajar pun menjadi asyik dan bisa menghabiskan masa-masa sekolah dengan seru. Tanpa drama dan air mata. Harapannya begitu kan? Ya, memang sepenting itu sih masa pengenalan lingkungan sekolah bagi siswa-siswi baru.

Mayoritas peserta didik baru pasti sangat antusias dengan kegiatan ini. Sudah dipersiapkan jauh-jauh hari segala keperluannya. Bahkan sampai ada yang enggak bisa tidur karena sudah tidak sabar untuk mengikuti pengenalan lingkungan di sekolah barunya. Merasa cemas dan khawatir jika terlambat sampai di sekolah. Bisa-bisa ketinggalan banyak informasi yang akan menyulitkan diri sendiri nantinya dalam proses pembelajaran. Hayo ngaku, kamu mengalami juga kan perasaan nano-nano di hari pertama masuk sekolah? hehehe!

Eh, tapi tunggu dulu. Secemas-cemasnya mau masuk ke sekolah baru, pernah enggak sih merasa cemas juga untuk fase kehidupan yang baru? Semisal dari masa sebelum baligh menjadi baligh, gitu? Sudah pernah berusaha mengenali apa saja S&K sebagai manusia dewasa? Ini juga enggak kalah penting untuk kita kenali sebagai bekal masa depan kita loh. Gimana?

.
Remaja Bahagia, No Baper-baper Club
.

Menjadi remaja itu emang enggak mudah. Banyak banget tantangannya. Mau yang dari dalam diri sendiri ataupun yang dari luar diri, ada-ada aja yang menguji keimanan. Mau jadi anak baik, dibilang sok alim. Mau ikut-ikutan gaul dan kekinian, dikatain nakal. Huft, serba salah ya jadi remaja?

Enggak juga kok, Bestie. Menjadi remaja itu adalah sebuah fase yang telah Allah SWT tetapkan dan mau enggak mau harus kita jalani. Enggak perlu galau dengan fase ini. Hal yang perlu kita siapkan adalah bekal sebanyak-banyaknya agar kita tidak menjadi remaja galau tanpa arah tujuan. Bagaimana caranya mendapatkan bekal? Nah di sinilah kita perlu mengenali diri kita sendiri. Kemudian lanjut mengenali bagaimana masa depan yang harus kita persiapkan.

Jika kita sudah kenal dengan diri sendiri dan sudah tahu kelak mau apa, maka dijamin deh hidup bakalan adem bin bahagia. Persis kayak lagi duduk di tepi pantai, minum air kelapa muda, plus kena hembusan angin sepoi-sepoi. Adem banget enggak tuh? Mau punya kehidupan yang super adem begitu sejak remaja alias no baper-baper club? Insyaallah bisa!

.
Mengenali Diri Sendiri
.

Hal utama yang harus kita ulik untuk mengenali diri adalah menjawab sebuah pertanyaan, ”Siapa saya?”. Hayo, sudah pada tahu siapa dirinya? Bukan sekadar nama atau nasab semata loh. Tapi lebih detail lagi.
Yaps, setiap kita adalah hamba, Bestie. Kita adalah hamba yang diciptakan oleh Allah SWT. Kita ada di dunia karena Allah SWT berkehendak menciptakan kita.
Bermula di alam Rahim ibunda lalu terlahir ke dunia. Sejak kita dalam kandungan hingga sampai detik ini, Allah SWT jaga kita tanpa henti. Ngerasa enggak sih sesayang itu Allah SWT sama kita? Ngerasa enggak kalau kita itu beneran lemah tanpa kasih sayang-Nya? Hiks, jadi melow kalau udah ingat-ingat baiknya Allah SWT ke diri ini. Sumpah, Allah SWT itu baik banget.

”Dan sungguh, Kami telah menciptakan manusia dari sari pati (berasal) dari tanah. Kemudian kami menjadikannya air mani (yang disimpan) dalam tempat yang kokoh (Rahim). Kemudian, air mani itu Kami jadikan sesuatu yang melekat itu Kami jadikan segumpal daging, dan segumpal daging itu Kami jadikan tulang belulang, lalu tulang belulang itu Kami bungkus dengan daging. Kemudian, Kami menjadikannya makhluk yang (berbentuk) lain. Mahasuci Allah, Pencipta yang paling baik.” (QS. Al Mu’minun: 12-14)

.
Hadir Di Dunia Untuk Apa?
.

Ok, setelah tahu bahwa diri kita adalah hamba, lantas selanjutnya apa lagi? Nah, kita harus tahu nih. Bahwa sebagai hamba itu memiliki tugas untuk taat kepada Sang Pencipta. So, hidup kita ini tidak bebas secara mutlak. Tapi harus terikat dengan rambu-rambu yang Allah SWT berikan. Ya, karena Allah SWT yang menciptakan kita, maka hanya Allah SWT lah yang paling tahu tentang kita. Allah SWT tahu apa yang baik dan buruk untuk kita.

Oleh sebab itu, Allah SWT berikan aturan yang super komplit untuk kita. Demi apa coba? Demi keselamatan kita di dunia bahkan hingga di akhirat nanti. Dengan aturan ini sebenarnya kita itu lebih dimanusiakan loh. Dijaga kemuliaan dan kehormatan kita sebagai manusia. Secara, aturannya berasal dari zat yang menciptakan kita gitu loh.
Beda halnya dengan paham kebebasan atau liberalisme yang menentang aturan agama. Paham ini mah menjerumuskan manusia dalam kesesatan bahkan kecelakaan di dunia dan di akhirat kelak. Karena paham liberalisme ini memprovokasi manusia untuk hidup serba bebas. Hasilnya banyak manusia tanpa terkecuali remaja yang memilih hidup bebas, bablas, dan berujung amblas. Alias binasa. Hiiiii, serem ya?! Udah deh, emang aturan Allah SWT itu yang paling benar. Tidak hanya membumikan, tetapi juga melangitkan manusia. Menyelamatkan dunia hingga akhiratnya. The best lah pokoknya.
”Aku tidak menciptakan Jin dan Manusia melainkan agar mereka beribadah kepada-Ku” (QS. Az-Zariyat:56)

.
Masa Depan Kita
.

Wah, ternyata seru ya ngulik tentang siapa diri kita. Ternyata kita ini sudah diberi amanah yang jelas selama hidup di dunia. So, hidup kita ini bukan sekadar soal makan, main, rebahan, drakoran, pamer outfit kekinian, dan bersenang-senang. Lebih mulia dari itu, Allah SWT mengamanahkan kepada kita untuk beribadah selama hidup di dunia. Ibadah itu bukan sekadar salat dan dzikir ya, Bestie. Setiap amal perbuatan kita yang niatnya ikhlas karena Allah SWT dan caranya benar sesuai syariat, maka amal tersebut merupakan ibadah.

Emang ngapain sih kita mesti capek-capek ibadah? Bukannya masa muda itu memang waktunya untuk senang-senang? Waktunya untuk menampakkan eksistensi diri dengan beragam cara dan sarana? Kok malah harus terikat dengan aturan dan mesti mikirin ibadah melulu, sih. Terus senang-senangnya kapan?
Tenang, jangan panik dulu. Taat syariat itu enggak sekaku yang dibayangkan kok. Beribadah juga tidak sehoror yang teman-teman kira. Bisa banget jadi pribadi yang taat beribadah dan tetap happy sepanjang hari. Sudah banyak loh yang membuktikan. Tinggal kita cari aja circle yang tepat.

Apalagi jika pemahaman tentang tujuan hidup sudah ada di benak kita. Bahwa kita punya tujuan yang pasti di masa depan. Bukan di dunia ini tujuan itu ada. Melainkan akhirat, yakni Surga. Inilah tujuan hidup. Inilah masa depan kita yang harus serius untuk diperjuangkan.
 Kita harus sadar bahwa hidup di dunia ini fana. Bersifat sementara. Tidak ada yang abadi. Kita pasti akan mati. Kita pasti akan dibangkitkan kembali. Lantas apa yang harus kita lakukan dalam ketidakabadian ini?

Jawaban cerdasnya adalah, ”Bersiap mengumpulkan banyak bekal untuk pulang di keabadian”. Bekal berupa apa? Tidak lain dan tidak bukan adalah amal saleh. Amal yang Allah SWT ridhai. Amal yang berpahala. Amal yang menghantarkan ke Surga. Begitu, Bestie!
“Kemudian setelah itu, sungguh kamu pasti mati. Kemudian, sungguh kamu akan dibangkitkan (dari kuburmu) pada hari Kiamat.” (QS. Al Mu’minun: 15-16)

Gimana, sudah semakin kenal dengan diri sendiri? Sudah tahu mau ngapain selama masih di atas bumi? Sudah jelas bagaimana masa depan yang diinginkan? Serius, jangan tergoda dengan kesenangan sesaat, ya. Manfaatkan masa muda sebaik mungkin. Jangan sampai masa remaja dilalui dengan sia-sia bahkan celaka karena jauh dari aturan-Nya.

Kita buktikan bahwa remaja bisa berprestasi dengan ilmu. Remaja bisa hebat dan mulia dengan memahami agama. Remaja menjadi berguna dengan tahu masa depan yang sesungguhnya yakni Surga. Berbekal ini semua, semestinya sudah lebih dari cukup untuk kita lebih aktif, produktif, dan inovatif dalam berbagai kebaikan.

Yuk kita berazam untuk menjadi generasi yang memberi warna terindah untuk peradaban di masa yang akan datang. Mari kita berjuang untuk menjadi generasi yang akan memajukan bangsa ini. Semangat belajar, menggelora untuk taat, dan berkobar untuk menebar manfaat di dunia hingga akhirat. Seluas-luasnya tanpa batas. Bissmillah, kita pasti bisa! Hidup remaja Indonesia!

***

Yuk gaes... Raih kebaikan dengan kunjungi tautan berikut:

https://yubi.id/koreapi1453

Tidak ada komentar:

Posting Komentar